Cermin
Cinta sejati berasal dari Allah semata
Seperti cahaya matahari menyinari jagat raya
Terang dan bersih
Putih dan suci
Penuh kelembutan dan berarti
Tak sekalipun cinta itu menuntut pembalasan
Tak sekalipun membuat kerusakan
Hatimu adalah bagaikan cermin
Yang harusnya memantulkan cinta sejati Allah
Menyebar ke seluruh penjuru hati
Menusuk ke dalam kalbu yang terdalam
Sayang cermin itu rupanya terlalu buram
Karena dunia yang sangat melenakan
Sayang cermin itu terlalu memilih
Karena strata dan prasangka
Bahkan, sayang cermin itu banyak yang pecah berantakan
Karena terbawa angan-angan semu dan mimpi-mimpi indahmu
Harusnya kau tiru sang rembulan
Yang setia menyinari kegelapanmu
Dengan cahaya sejati sang mentari
Walaupun mendung selalu berusaha menghalangi
Walaupun bumi malah asyik dalam lelapnya
Gosok cerminmu dari debu-debu emasmu
Buka lebar-lebar cerminmu untuk semua jiwa di sekitarmu
Jangan sampai cerminmu terlanjur hancur
Jangan… sekali-kali jangan (ardi_doang)